Mengenal CD4 Dan Cara Meningkatkannya Pada ODHIV
Terakhir diedit : 12 Januari 2026
Estimasi waktu baca artikel sampai selesai menit
#equals_id #UequalsU #ViralLoad #HIV #PengobatanARV ARV #CD4
CD4 adalah jenis sel darah putih yang penting dalam sistem kekebalan tubuh dan memiliki fungsi membantu melawan infeksi, juga dikenal sebagai sel limfosit T atau sel T pembantu, yang diserang dan dihancurkan oleh virus HIV, sehingga jumlahnya menjadi indikator utama kesehatan imun pasien HIV dan pemantauan keberhasilan pengobatan ARV. CD4 memiliki nilai normal direntang 500 hingga 1600 sel/mm3. Dengan konddisi dibawah 200 sel/mm3 menandakan kerusakan imun berat dan risiko tinggi infeksi.
Fungsi utama CD4:
* mendeteksi dan melawan patogen : sel CD4 mengidentifikasi dan menghancurkan bakteri, virus dan jamur, serta memberikan sinyal kepada sel imun lain saat ada bahaya atau patogen menyerang.
* mengkoordinasi respon imun : sel ini memimpin serangan kekebalan tubuh dengan memicu sel B untuk memproduksi antibodi atau mengaktifkan sel T pembunuh (C8).
Hubungan dengan HIV:
* target HIV : HIV akan menempel dan menginfeksi sel CD4 melalui reseptor CD4 dipermukaannya, masuk kedalam CD4, mengubah materi genetik RNA menjadi DNA, menggunakan sel CD4 sebagai pabrik pengganda HIV lalu menghancurkannya
*indikator kesehatan : penurunan jumlah sel CD4 menunjukkan melemahnya sistem kekbalan tubuh sehingga meningkatkan risiko infeksi oportunistik
* tes CD4 : pemeriksaan jumlah sel CD4 penting untuk menilai status HIV, memantau kerusakan imun dan mengevaluasi efektivitas pengobatan ARV.
ARV merupakan pengobatan dengan beberapa kombinasi rejimen yang bekerja dengan saling melengkapi dengan tujuan mencegah HIV memproduksi lebih banyak sel viral (viral load) dan merusak sel CD4. Dengan pengobatan ARV maka jumlah sel CD4 yang diserang HIV akan semakin sedikit, sehingga memungkinkan lebih banyak sel CD4 yang dapat bertahan dan melawan infeksi. Tanpa gangguan dan kerusakan yang disebabkan oleh HIV maka sel imun CD4 akan memiliki cukup waktu untuk memperbaiki dan memproduksi sel CD4 sehat.
Bagaimana bila CD4 tidak meningkat?
Sel CD4 seharusnya mulai meningkat jumlahnya setelah memulai terapi pengobatan ARV. Kenaikan jumlah sel CD4 biasanya terlihat pesat diawal pengobatan terapi, setelahnya diperkirakan bertambah 50-150 sell/mm3 setiap taunnya. Sementara pada sebagian kecil pasien peningkatan CD4 setelah memulai pengobatan tidak memunculkan hasil seperti yang diharapkan.
Memulai pengobatan ARV lebih dini juga menjadi faktor penting. Pada saat terapi ARV dimulai saat CD4 sudah berada diangka kurang dari 200 sel/mm3 maka pengobatan juga akan mengalami kendala atau kesulitan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Ada risiko 15-20% orang yang memulai pengobatan dengan kondisi CD4 sangat rendah kesulitan untuk mencapai CD4 normal.
Apabila setelah pengoabatan ARV dijalankan tetapi CD4 tidak terlihat meningkat ada kemungkinan ketidak tepatan rejimen pengobatan, adanya infeksi lain yang tidak ditangani atau kondisi-kondisi lain.
Gejala CD4 rendah.
Kondisi Cd4 rendah pada umumnya tidak memunculkan gejala yang spesifik walaupun membuat ODHIV tersebut lebih berisiko terkena Infeksi Oportunistik (infeksi yang menyerang saat kondisi imun melemah).Infeksi ini pada umumnya tidak akan menyebabkan gangguan pada orang dengan sistem imun yang bagus. Beberapa infeksi oportunistik yang seringkali muncul saat kondisi imunitas tidak cukup bagus:
* Candidiasis, menyebabkan perubahan warna pada lidah (bisa muncul jamur putih atau kemerahan yang tidak wajar), nyeri area mulut, perubahan indra perasa, nafsu makan berkurang dan juga infeksi jamur pada vagina.
* Herpes Simplex, muncul lesi ruam di area mulut, genital atau sekitaran anus
* Salmonela , menyebabkan demam dan juga diare
*Toksoplasmosis, memunculkan gejala sakit kepala, perubahan pandangan, kebingungan dan juga kejang
* Indikasi lain : kelelahan berlebihan
Gejala ddiatas akan bervariasi sesuai dengan infeksi yang menyerang dan juga kondisi tubuh serta imunitas saat itu.
Bagaimana upaya meningkatkan CD4 ?
Untuk meningkatkan kadar CD4, cara utamanya adalah dengan rutin minum obat ARV sesuai resep dan anjuran ditambah dengan pola hidup sehat seperti makan makanan bergizi, olahraga teratur, tiddur cukup, kelola stress dan hindari rokok/alkohol berlebihan.
Mitos yang perlu dihindari.
Tidak ada vitamin, suplemen, herbal ataupun booster tertentu yang bisa menggantikan ARV atau meningkatkan CD4 secara ajaib dan cepat tanpa ARV. Suplemen hanya membantu jika ada kekurangan nutrisi tertentu.
Walaupun ada banyak saran penambahan vitamin D, multivitamin serta synbiotik (gabungan probiotik dan prebiotik) untuk meningkatkan CD4 belum ada data valid yang bisa dianggap konklusif bahwa penambahan metode alami diatas terbukti mempercepat penambahan CD4. Pengobatan ARV tetap menjadi cara tercepat yang aman ddan efektif untuk meningkatkan CD4 dan mencegah masuk ke stadium lanjut HIV.